10 Maret 2015

Mengatasi Besi di Air

Besi merupakan salah satu mineral penting yang ada di alam. tersebar luas di berbagai penjuru dunia. Bayangin kalo besi gak ada... Wuih, bakal repot. Selengkapnya tentang besi, cek di TKP aja mabro... www (dot) id (dot) wikipedia (dot) org/wiki/Besi

Besi juga terdapat di air dalam kondisi terlarut akibat reaksi kimia alami. Besi di air umumnya berada dalam spesi Fe (3+), berikatan dengan oksigen atau hidrogen. Terlebih lagi kalo daerah mabro merupakan daerah gambut. Itu pasti air permukaannya 'butek' banget... :-(

Kenapa? Karena besi merupakan mineral utama yang terdapat di zat organik pada gambut. Jadi semakin tinggi kadar gambutnya, yah makin tinggi juga kadar besinya. Gitu kira-kira...

Masalah akibat besi

Meskipun keberadaan besi sangat penting, namun pada beberapa kondisi tertentu, keberadaan besi mengganggu air yang kita miliki. Besi dapat menyebabkan permukaan bak mandi/WC menjadi kuning dan air tersebut tidak enak digunakan untuk gosok gigi. Rada kelat-kelat gitu deh...

How to?

Nah, bagaimana sih cara menyelesaikan masalahnya? Sebenarnya sederhana aja mabro. Besi relatif larut di air pada kondisi pH air asam (sekitar 6 gitu). Jadi kalo mau mengurangi/menghilangkan kadar besi di air, cukup naikkan aja pH-nya. Bisa ditambah kapur ato masukin aja kerang laut yang ditumbuk halus kedalam kolam/bak air. Ntar si besi bakal mengendap dan memisahkan diri dari air (kena talak 3 deh). Ada juga cara lain, yaitu dengan cara aerasi. Apaan tuh aerasi??? Aerasi adalah memberikan perlakuan pada air yang mengandung besi untuk kontak dengan udara. Karena udara mengandung oksigen, maka oksigen akan berikatan dengan besi dan membentuk besi oksida, dan mengendap. Cara aerasi yang paling mudah yaitu dengan menyemprotkan air ke atas membentuk air mancur.

Gimana, mudah kan?!?

Silahkan aja dicoba.

Tidak ada komentar:
Write komentar