Advertisement

30 Januari 2023

Teknik Memproduksi Air Bersih

Guys, tentu air bersih merupakan kebutuhan dasar seluruh manusia. Keberadaan air bersih ini bahkan dapat menjadi indikator kesejahteraan hidup manusia. Ketika akses untuk mendapatkan air bersih itu mudah, maka ia tergolong sejahtera. Sebaliknya, ketika akses air bersih menjadi sulit dan mahal, berarti kesejahteraan masyarakatnya rendah.

Ada 3 syarat yang harus dipenuhi agar air kita dapat disebut sebagai AIR BERSIH, yaitu syarat kimiawi, syarat fisik dan syarat mikrobiologi. Syarat kimiawi artinya air tersebut tidak tercemar oleh bahan kimmia berbahaya atau setidaknya masih berada dibawah ambang yang diperkenankan untuk kesehatan. Syarat fisik berarti air tersebut secara estetika memiliki tampilan yang baik, seperti warnanya bening, tidak beraroma, tidak berasa, memiliki suhu seperti suhu lingkungan sekitar, dan lain sebagainya. Sedangkan syarat mikrobiologi berupa bebasnya air tersebut dari bakteri-bakteri patogen yang menyebabkan penyakit (khususnya kulit) bagi manusia.

Beberapa pihak telah mencoba untuk mengolah air disekitarnya menjadi air bersih. Namun harus dipahami bahwa sumber air akan membutuhkan penanganan yang berbeda. Secara umum, di Indonesia air akan diperoleh dari 3 sumber: air tanah, air permukaan dan air hujan. Ketiga sumber air tersebut memiliki karakteristik masing-masing. Jika penanganannya kurang tepat, hasilnya tidak akan maksimal.

Air tanah umumnya diperoleh melalui sumur bor dengan menyedot air yang berasal dari permukaan dalam (air dalam). Air ini umumnya memiliki kandungan besi yang tinggi namun kualitas fisiknya cukup baik. Air tanah yang akan diolah menjadi air bersih cukup ditangani dengan penambahan pH atau melalui aerasi. Kedua perlakuan tersebut akan menyebabkan kandungan besi terlarut menjadi besi endapan. Disempurnakan dengan penyaringan untuk memisahkan endapan besi dengan air bersihnya.

Air permukaan memiliki karakteristik yang lebih beragam. Karakteristik tersebut dipengaruhi oleh lingkungan sekitar sumber air. Untuk air gunung, relatif mudah diolah. Sementara air sungai, air danau, air laut, air rawa dan sebagainya relatif sulit. Selain air laut, kita membutuhkan 5 tahap pengolahan, yaitu koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi dan netralisasi. Sementara air laut, kita membutuhkan teknologi reverse osmosis (RO).

Air hujan merupakan keberkahan dari Allah SWT untuk setiap manusia. Air ini relatif bersih jika diperoleh langsung dari hujan tanpa melalui perantara (seng, asbes, dlsb). Namun kualitasnya akan berkurang jika hujan berlangsung didaerah polusi udara tinggi dan air tersebut ditadah menggunakan material yang tidak aman bagi kesehatan.

Butuh informasi lain? Silahkan diskusikan bersama...

10 Maret 2015

Mengatasi Besi di Air

Besi merupakan salah satu mineral penting yang ada di alam. tersebar luas di berbagai penjuru dunia. Bayangin kalo besi gak ada... Wuih, bakal repot. Selengkapnya tentang besi, cek di TKP aja mabro... www (dot) id (dot) wikipedia (dot) org/wiki/Besi

Besi juga terdapat di air dalam kondisi terlarut akibat reaksi kimia alami. Besi di air umumnya berada dalam spesi Fe (3+), berikatan dengan oksigen atau hidrogen. Terlebih lagi kalo daerah mabro merupakan daerah gambut. Itu pasti air permukaannya 'butek' banget... :-(

Kenapa? Karena besi merupakan mineral utama yang terdapat di zat organik pada gambut. Jadi semakin tinggi kadar gambutnya, yah makin tinggi juga kadar besinya. Gitu kira-kira...

Masalah akibat besi

Meskipun keberadaan besi sangat penting, namun pada beberapa kondisi tertentu, keberadaan besi mengganggu air yang kita miliki. Besi dapat menyebabkan permukaan bak mandi/WC menjadi kuning dan air tersebut tidak enak digunakan untuk gosok gigi. Rada kelat-kelat gitu deh...

How to?

Nah, bagaimana sih cara menyelesaikan masalahnya? Sebenarnya sederhana aja mabro. Besi relatif larut di air pada kondisi pH air asam (sekitar 6 gitu). Jadi kalo mau mengurangi/menghilangkan kadar besi di air, cukup naikkan aja pH-nya. Bisa ditambah kapur ato masukin aja kerang laut yang ditumbuk halus kedalam kolam/bak air. Ntar si besi bakal mengendap dan memisahkan diri dari air (kena talak 3 deh). Ada juga cara lain, yaitu dengan cara aerasi. Apaan tuh aerasi??? Aerasi adalah memberikan perlakuan pada air yang mengandung besi untuk kontak dengan udara. Karena udara mengandung oksigen, maka oksigen akan berikatan dengan besi dan membentuk besi oksida, dan mengendap. Cara aerasi yang paling mudah yaitu dengan menyemprotkan air ke atas membentuk air mancur.

Gimana, mudah kan?!?

Silahkan aja dicoba.